Jumat, 16 November 2018

Lembaga Pendidikan dan Pengkajian Ilmu Al-Qur'an (LPPIQ)

Lembaga Pendidikan dan Pengajaran Ilmu Al-Qur'an (LPPIQ) adalah merupakan lembaga untuk mempelajari terjemah al-Qur'an. Didirikannya lembaga terjemah al-Qur'an ini adalah sebagai kebutuhan untuk mempelajarinya. Apalagi sebagai orang islam kita menjadikan al-Qur'an sebagai petunjuk kehidupan tentunya kita perlu tahu makna yang terkandung dalam al-Qur'an. oleh karena itu, LPPIQ hadir untuk memberikan jalan mudah bagi siapa yang ingin mempelajari al-Qur'an. al-Qur'an tidak hanya dipelajari untuk santri atau notabene islam. Banyak orang-orang diluar sana perlu mempelajari al-Qur'an, tapi mereka tidak punya waktu luang. Untuk mempelajari terjemah al-Qur'an kita perlu terlebih dahulu mengetahui bagaimana membaca al-Qur'an dengan baik dan benar. 

Secara umum masyarakat islam hafal bacaan al-Qur'an tapi tidak tahu maknanya. Mengapa mereka tidak tahu maknanya? padahal rambu lalu lintas yang dibuat oleh polisi yang hanya bertulis simbol misal huruf P (disilang) orang bisa memakanai bahwasannya itu petunjuk dilarang parkir. apakah ini menandakan bahwasannya al-Quran ciptaan Allah lebih sulit dipahami bagi orang islam daripada simbol lalu lintas yang dibuat polisi? nah, jawabannya terletak disurat al-Qamar ayat 17, kemudian Allah mengulangnya lagi 3x di ayat 22,32,40. yang berbunyi:
     
    Dan sungguh telah Kami mudahkan al-Qur'an untuk peringatan, maka adakah yang mau mengambil pelajaran?
Dalam ayat tersebut dijelaskan bahwasaamya Allah telah mempermudahkan orang-orang untuk mempelajari al-Qur'an bagi siapapun yang mau mempelajarinya. Pada lafadz ayat tersebut terdapat huruf Lam dan Qad merupakan huruf taukid (penegasan) kemudian Allah tegaskan lagi dengan mengulang ayatnya sebanyak 4x.

Masih banyak lagi pengulangan ayat dalam satu surat atau beberapa surat yang berbeda. dalam pengulangan itu kadangkala dengan redaksi yang sama dan kadang dengan redaksi yang sedikit berbeda. orang yang tidak beriman atau tidak cerdas akan bertanya sinis, "Apakah Allah kekurangan bahan, sehingga Dia harus mengulang-ngulang ayat?" atau "Betapa tidak sistematisnya Al-Qur'an!" Sedangkan orang beriman dan cerdas akan mengucapkan Subhanallah, kagum atas keindahan penyusunan pesan Al-Qur'an. Sekali saja sebuah ayat disebut dalam Al-Qur'an pastilah menunjukkan pentingnya pesan di dalamnya, apalagi disebut berkali-kali. (baca selengkapnya: http://www.terapishalatbahagia.net )

Didalam al-Qur'an kosa kata yang terkandung hanya 110.000 kosa kata (jamid) / 70.000 (musytaq), dan 79% adalah kosa kata yang diulang-ulang (hitungan LPPIQ). LPPIQ membuat sebuah rumus berbentuk segitiga yang menjelaskan bahwassannya untuk meraih puncak itu sulit tapi jika pondasi kuat maka semua akan mudah. pondasi tersebut terletak pada surat al-Baqarah dimana ketika kita mengetahui atau telah menghafal setiap arti perayat dari surat al-Baqarah maka dengan mudah untuk menuju halaman atau surat-surat berkutnya.

1 komentar: