Hudzaifah Al-Adawy
Selasa, 21 Juni 2022
Jumat, 06 Maret 2020
Antisipasi Klinik UINSA Terhadap Penyebaran Virus Corona
Virus Corona
merupakan penyebab penyakit Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Penyakit ini memiliki
gejala yang hampir sama seperti gejala flu biasa. Dhuhrotul Rizqiah selaku
dokter di klinik Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya
menghimbau kepada suluruh mahasiswa UINSA untuk memeriksakan diri jika merasa
sakit seperti gejala flu.
NewNews - Pihak klinik akan melakukan penanganan awal
dengan memberikan obat, jika dalam dua minggu belum membaik maka akan langsung
dirujuk ke Rumah Sakit Universitas Airlangga (RS UNAIR) guna mendapatkan
pemeriksaan lebih lanjut. Apabila terbukti terkena Virus Corona, maka
pihak rumah sakit akan melakukan isolasi kepada pasien. “Karena di klinik UINSA
belum memiliki alat yang memadai untuk menangani pasien terjangkit Corona,
sehingga kita akan melakukan rujukan ke Rumah Sakit UNAIR,” ujar Dhuhrotul
ketika diwawancari di ruangannya.
Dhuhrotul menjelaskan bahwa penting bagi kita
untuk selalu menjaga kebersihan, karena virus mudah berkembang biak di
lingkungan yang kotor. Ia juga menambahkan kalau Cina bisa terkena virus ini
dikarenakan perilaku masyarakatnya yang buruk dan kurang menjaga kebersihan,
seperti memakan kelelawar, kecoa, tikus, dan ular. Rutin mencuci tangan sampai bersih
dengan cara yang benar sangat dianjurkan. Karena kita tidak tahu barang yang
kita sentuh bersih atau kotor, bisa jadi di tempat umum seperti pegangan pintu,
eskalator, atau benda lain yang disentuh oleh banyak orang. Penelitian
membuktikan bahwa virus Corona bisa bertahan sampai 24 jam di udara
bebas dan jauh lebih kuat dari virus Tuberculosis (TBC). Sehingga kita
juga dianjurkan untuk menjaga kontak fisik dengan orang lain.
Imunitas atau kekebalan tubuh seseorang menjadi
kunci utama untuk mencegah virus Corona masuk ke tubuh manusia. Jika
menemui mahasiswa yang sakit flu atau mungkin batuk, sangat dianjurkan untuk
memakai masker. Masker diperuntukkan hanya untuk mereka yang sakit, bukan pada
orang yang sehat sehingga masyarakat tidak perlu panik dan membeli banyak
masker untuk mencegah penularannya. Upaya peningkatan kekebalan tubuh bisa
dengan pola hidup sehat dan makan-makanan yang sehat seperti sayur. “Kita jangan terlalu panik.
Menghadapinya bisa dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS),” terang Wakil
Dekan II Fakultas Saintek, Misbakhul Munir saat diwawancarai Rabu, 4 Maret
2020.
Beberapa mahasiswa UINSA juga ikut menanggapi hal
itu. Mereka menyayangkan sikap masyarakat yang berlebihan menanggapi virus Corona.
Salah satunya Saskia mahasiswi Ilmu Komunikasi (ILKOM) semester 4 mengatakan
bahwa dirinya sampai kesulitan untuk mencari hand sanitizer di beberapa
tempat. Dia lebih menyikapi virus Corona ini dengan cara menjaga
kebersihan, sering mencuci tangan, dan menjaga imunitas tubuhnya, “Kalau aku
juga lebih hati-hati di tempat umum. Tidak sembarangan memegang benda,” ucap
mahasiswi ILKOM tersebut.
Dhuhrotul berharap mahasiswa UINSA bisa menjaga
kebersihan terutama di lingkungan kampus. Ia sempat miris ketika mendapati
mahasiswa yang melakukan kegiatan perkumpulan dan menggelar rujakan didepan
klinik lalu meninggalkan sampah. Ia juga pernah menemukan sampah di pot-pot
yang terbuat dari keramik di depan klinik, “Dulu saya pernah duduk disitu, kok
ada lalat hijau. Ternyata ada piring, gelas, dan sampah lain yang telah
menjamur di dalam situ. Katanya kebersihan sebagian dari iman,” terangnya.(put/dip/slk).
MC Pelantikan
Assalamu’alaikum Wr. Wb
حَمدًا وشُكْرا لك ياالله صلاة وسلاما عليك ياحبيب
الله وعلى الك واصحابك ومن تبعهم بإحسان الى يوم القيامة . أما بعد
-
Yang terhormat, Rektor UIN Sunan Ampel Surabaya, Prof. Masdar Hilmy,
S.Ag., MA, Ph.D
-
Yang kami hormati Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Ampel
Sby, Dr. H. Abd Halim, M.Ag, Beserta jajarannya.
-
Yang kami hormati, Ketua Prodi Ilmu Komunikasi
-
Yang kami hormati para tamu undangan yg hadir pada pagi hari ini beserta
hadirin yang berbahagia.
Teriring ucapan
syukur teruntuk Dzat yang Maha Luhur Allah SWT, pada pagi hari ini, Senin, 15
April 2019. Dapat terselenggara acara “Pelantikan Pengurus Himaprodi Ilmu
Komunikasi 2019-2020” bertempat di Aula Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN
Sunan Ampel Surabaya.
Shalawat serta
salam semoga tetap tercurahkan keharibaan baginda kita Rasulullah SAW yang
telah membawa kita dari zaman jahiliah menuju zaman yang terang benderang yakni
addinul islam wal iman.
1. Hadirin yang berbahagia....
Mengawali
acara pada pagi hari ini marilah kita buka dengan bacaan ummil qur’an. على هذه النية, وعلى كل
نية صالحة. الفاتحة
2. Acara selanjutnya, lantunan kalam ilahy yang akan
dibacakan oleh .........................................................
kepadanya disilahkan. / terimakasih kami sampaikan.
3. Dilanjutkan dengan acara yang ketiga menyanyikan lagu
Indonesia Raya, yang akan dipandu oleh
........................................................... kepadanya
disilahkan. / terimakasih kami sampaikan.
4. Dilanjutkan dengan acara yang keempat, sambutan-sambutan.
a. Sambutan yang pertama, akan disampaikan oleh ketua
pelaksana acara “Pelantikan Pengurus Himaprodi Ilmu Komunikasi 2019-2020”,
kepada saudara ..........................................................,
disilahkan. / terimakasih kami sampaikan.
b. Dilanjutkan dengan sambutan yang kedua, akan disampaikan
oleh Ketua Himaprodi Ilmu Komunikasi 2018, kepada saudara ...............................................,
disilahkan./ Terimakasih kami sampaikan
c.
Selanjutnya
sambutan yang ketiga, akan disampaikan oleh Ketua Prodi Ilmu Komunikasi, kepada
Yth bapak ........................................................
dipersilahkan. / terimakasih kami sampaikan.
d. Dilanjutkan dengan sambutan yang kelima, akan disampaikan
oleh wakil dekan 3 Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Ampel Surabaya,
kepada Yth bapak .................................................
dipersilahkan/ terimakasih kami sampaikan.
5. Selanjutnya Serah Terima Jabatan oleh ..........................................
kepadanya disilahkan. / Terimakasih kami sampaikan.
6. Dilanjutkan dengan acara yang keenam, “Pelantikan Pengurus Himaprodi
Ilmu Komunikasi 2019-2020
7. Selanjutnya sambutan oleh ketua terpilih Himaprodi Ilmu
Komunikasi 2019 Saudara ........................................... kepadanya
disilahkan. / Terimakasih kami sampaikan.
8. Selanjutnya sambutan yang akan disampaikan oleh ketua
Dema Fakultas Dakwah dan Komunikasi, saudara ..................................
kepadanya disilahkan. / Terimakasih kami sampaikan.
9. Dilanjutkan dengan acara yang terakhir, penutup atau doa,
yang akan dibacakan oleh saudara ...........................................
kepadanya disilahkan. / Terimakasih kami sampaikan.
Dengan berakhirnya do’a, maka usai sudah acara pada pagi
hari ini, saya Hudaifatul Adawiyah mohon undur diri. Terimakasih
Wasssalamualaikum wr. Wb.
Selasa, 03 Maret 2020
Ungkap Rahasia dibalik Ramainya Nasi Babat Madura (NBM)
Kawasan wisata religi
Sunan Ampel Surabaya sangat terkenal dengan kulinernya salah satunya yaitu Nasi
Babat Madura Ibu Hammiyah, berlokasi di jalan Nyamplungan depan pasar Pegirian
yang sudah berdiri sejak tahun 2010. Para pengunjung yang datang ke tempat makan
ini begitu beragam mulai dari kaum muda, dewasa, sampai orang tua dikarenakan
cita rasa yang dimiliki begitu enak dan
khas maduranya begitu terasa. Salah satu menu favorit yang biasanya
pengunjung pesan adalah nasi jagung dituangi kuah babat dengan lauk yang empuk
dan gurih, serta sambal yang diulek campur garam menambah cita rasa
makananan ini.
Tidak hanya babat, warung
ini juga menyediakan berbagai lauk ada usus, tongkol, telor, kikil, paru,
belut, peyek udang, untuk minuman ada sinom dan teh. Harga mulai dari sepuluh
ribu dan untuk yang ingin lauk komplit cukup membayar tiga puluh ribu saja,
“enak semua sih, trus murah,” ungkap Risti pembeli dari Pandegiling Surabaya.
Walaupun makanan dan
penjual pun semua asli Madura, namun tempat makan nasi babat Madura ini, sudah
didatangi pengunjung dari berbagai kota sehingga sudah tidak diragukan lagi
rasanya. Bahan-bahan yang disediakan untuk kebutuhan dapur perharinya seperti beras bisa sampai lima
belas karung, babat dua kwintal, kikil 300 potong, paru sepuluh kilogram, dan
lainnya antara dua puluh sampai dua puluh lima kilogram. Persediaan tersebut
pasti habis terjual bahkan ada yang tidak kebagian padahal sudah antri
berjam-jam. Hal ini tidak lain karena
ramainya pengunjung yang ingin menikmati Nasi Babat Madura ini.
Namun, dibalik keramaian
atau keuntungan yang didapatkan oleh Ibu Hammiyah sebagai pemilik warung
menimbulkan tanggapan negatif, seringkali terdapat tanggapan yang tidak enak
didengar seperti ramainya pembeli warung nasi babat ini dianggap dari usaha
bantuan ghaib (guna-guna).
Khotiba cucu dari pemilik
warung nasi babat Madura menjelaskan terkait tanggapan tersebut, setiap malam
jumat manis keluarganya selalu memberikan shadaqah kepada anak yatim di Madura,
dengan nominal uang yang disumbangkan dari lima sampai sepuluh juta. Belum lagi
jika ada orang yang meminta untuk pembangunan masjid mereka tak segan untuk
memberikan bantuan, “tapi gak semua orang tau itu,” ungakapnya.
Walaupun sebagian pembeli
merasa terganggu dengan bau pasar dan lokasi yang kumuh. Tidak ada inisiatif
dari pemilik untuk pindah lokasi alasannya karena pegawai yang masih sedikit
dan warung nasi babat ini sudah terkenal di daerah Pegirian. Warung nasi babat
kuliner yang terkenal di Surabaya Utara ini buka setiap hari, dari jam empat
sore sampai jam tiga pagi, “tapi lebih sering tutup jam 12,” imbuh Khotiba. (dip)
Opini: Lingkar Keilmuan yang Nyaris Punah
Berdasarkan data
google form yang disebar oleh kru NewNews sebanyak 59% mahasiswa dari beberapa fakultas, lebih memilih mengikuti kajian ilmiah
daripada kegiatan yang bersifat menghibur, seperti konser dengan alasan sebagai
kebutuhan seorang mahasiswa untuk menambah pengetahuan. Data ini berbanding
terbalik dengan kenyataan di lapangan. Dimana kebanyakan mahasiswa akan memilih
mengikuti konser daripada mengikuti kajian, dengan dalih menghilangkan penat.
Hanya sedikit mahasiswa yang duduk melingkar untuk kajian ilmiah. Padahal jika dilihat dari sisi
kegunaannya, kajian ilmiah ini lebih berdampak positif pada diri mahasiswa, seperti
membuka wawasannya. Mahasiswa lebih memilih berkumpul dan menyibukkan diri
dengan kegiatan rapat untuk konser, seminar, dan yang lainnya. Struktur
kepanitiaan biasanya dibentuk kurang lebih tiga bulan sebelum acara, dan rapat
sekitar dua sampai tiga kali dalam seminggu dari pagi hingga malam untuk
membahas dan menjalankan program kerja yang telah ditentukan pada saat rapat
kerja selama satu tahun kepengurusan. Padahal, seperti acara seminar
terkadang sedikit mahasiswa yang hadir
karena beberapa dari mereka hanya membutuhkan sertifikat sebagai persyaratan
skripsi nanti.
Belum lagi diklat anggota baru yang mesti ada setiap
tahunnya dan membutuhkan waktu berbulan-bulan lamanya dalam mempersiapkan acara
tersebut. Seperti itulah kegiatan organisasi mahasiswa sekarang ini yang terus
berulang sama pada setiap tahunnya, mulai dari pergantian pengurus baru. Sampai
mereka lupa akan tugas dan peran yang sesungguhnya harus dilakukan oleh
mahasiswa semasa kuliah, seperti pada tujuan mereka sebelum masuk universitas
bagaimana mahasiswa bertanggung jawab sebagai siswa yang dimaha-kan.
Dilihat dari
segi psikologisnya memang mahasiswa butuh tempat atau wadah untuk melepaskan
tekanan yang mereka hadapi. Tapi dalam melepaskan tekanan yang mereka hadapi
itu mereka terus menerus melampiaskannya pada hiburan semata, hal ini yang menjadi
masalah. Mendapat banyak tugas dari dosen sudah menjadi tanggungan sebagai
mahasiswa, tapi memilih kajian ilmiah bukanlah menjadi hal yang membosankan
jika kajian tersebut dikemas sedemikian dengan konsepan yang matang, bertemu
orang-orang baru, dan berdiskusi. sehingga menarik minat mahasiswa dalam
membangun budaya yang beraura positif. Sebab lingkungan menjadi hal utama
membentuk kebiasaan mahasiswa. Contohnya saja kajian filsafat, disaat kita
belum seharusnya mendapatkan mata kuliah tersebut, kita sudah lebih dulu
memahami hal tersebut.
Mahasiswa yang tergabung dalam sebuah organisasi,
haruslah lebih mempertimbangkan program yang relefan dengan visi dan misinya. Jadi,
Tidak hanya berlomba-lomba dalam membesarkan eksistensi lembaga, tetapi juga
bagiamana output dari program tersebut dapat meningkatkan kualitas skill
dan pengetahuan pada mahasiswa. Mengingat dibentuknya
organisasi adalah sebagai sarana pengembangan diri mahasiswa, memperluas ilmu
pengetahuan dan peningkatan potensi yang dimiliki mahasiswa, untuk mencapai
tujuan pendidikan. Sehingga program yang dijalankan tidak hanya soal
pembentukan panitia sebuah acara, melainkan kajian – kajian ilmiah yang sesuai
dengan program studinya. Sudah barang tentu mahasiswa membutuhkan tambahan
materi ilmu pengetahuan diluar bangku kuliah.
Sebenarnya
pemilihan kegiatan ini sangatlah penting. Dilihat dari sisi manapun setiap
kegiatan memiliki nilai sendiri, begitupula dengan kajian ilmiah. Yang
menjadikan keduanya timpang tindih adalah ketika salah satu lebih unggul
daripada yang lain. Sebenarnya tidak ada masalah dengan kegiatan yang bersifat
menghibur jika output dan konsep dari acara yang diselenggarakan
memberikan manfaat dan keuntungan bagi masing-masing mahasiswa. Akan lebih baik
jika keduanya diseimbangkan, antara hiburan dan kajian. Karena sesuatu yang
dilebih lebihkan itu tidak baik. Maka dari itu, kebutuhan yang bersifat hiburan
harus diseimbangkan dengan kebutuhan pendidikan.
Jumat, 16 November 2018
MC Kuliah Umum
Assalamu’alaikum Wr. Wb
حَمدًا وشُكْرا لك ياالله صلاة وسلاما عليك ياحبيب
الله وعلى الك واصحابك ومن تبعهم بإحسان الى يوم القيامة . أما بعد
-
Yang terhormat, Rektor UIN Sunan Ampel Surabaya, Prof. Masdar Hilmy,
S.Ag., MA, Ph.D
-
Yang kami hormati Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Ampel
Sby, Dr. H. Abd Halim, M.Ag, Beserta jajarannya.
-
Yang kami hormati, Dr. Kh. Asep Saifuddin Chalim, MA., / Prof. Dr. Moh
Ali Aziz, M.Ag / HA., Hakim Jayli, M.Si., / selaku narasumber pada pagi hari
ini.
-
Yang kami hormati ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Dakwah dan
Komunikasi, Zarkasih Arifin
-
Yang kami hormati para tamu undangan yg hadir pada pagi hari ini beserta
hadirin yang berbahagia.
Teriring ucapan
syukur teruntuk Dzat yang Maha Luhur Allah SWT, pada pagi hari ini, Kamis, 8
November 2018. Dapat terselenggara acara kuliah umum dengan tema “Menjawab
Problematika Dakwah di Era Millenial dalam Bingkai Psikologi” bertempat di
Aula Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Ampel Surabaya.
Shalawat serta
salam semoga tetap tercurahkan keharibaan baginda kita Rasulullah SAW yang
telah membawa kita dari zaman jahiliah menuju zaman yang terang benderang yakni
addinul islam wal iman.
1. Hadirin yang berbahagia....
Mengawali
acara pada pagi hari ini marilah kita buka dengan bacaan ummil qur’an.
Alfatihah
2. Acara selanjutnya, lantunan kalam ilahy yang akan
dibacakan oleh .........................................................
kepadanya disilahkan. / terimakasih kami sampaikan.
3. Dilanjutkan dengan acara yang ketiga menyanyikan lagu
Indonesia Raya, yang akan dipandu oleh
........................................................... kepadanya
disilahkan. / terimakasih kami sampaikan.
4. Dilanjutkan dengan acara yang kelima, sambutan-sambutan.
a. Sambutan yang pertama akan disampaikan oleh ketua
pelaksana acara kuliah umum, kepada saudara Syamsuddin Mahfud Almasyhur,
disilahkan. / terimakasih kami sampaikan.
b. Dilanjutkan dengan sambutan yang kedua akan disampaikan
oleh Ketua DEMA Fakultas dakwah dan Komunikasi, kepada saudara Zarkasih
Arifin, disilahkan./ Terimakasih kami sampaikan
c.
Selanjutnya
sambutan yang ketiga sekaligus membuka acara pada pagi hari ini, akan
disampaikan oleh perwakilan dekanat, kepada Yth
........................................................ dipersilahkan. /
terimakasih kami sampaikan.
5. Selanjutnya penyampaian materi yang akan dipandu oleh
bapak Ahmada Rizqi, S.Sos. kepada beliau dipersilahkan. / Terimakasih kami
sampaikan.
6. Acara selanjutnya Penutup/doa yang akan dibacakan oleh
Pengasuh Pondok Pesantren Amanul Ummah, kepada Yth. Dr. K.H Asep Saifuddin
Chalim M.A, dipersilahkan. / terimakasih kami sampaikan.
Dengan
berakhirnya do’a, maka usai sudah acara pada pagi hari ini, saya Hudaifatul
Adawiyah dan ................................................... mohon undur
diri.
شكرا على اهتمامكم, واخيرا
ثم السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Lembaga Pendidikan dan Pengkajian Ilmu Al-Qur'an (LPPIQ)
Lembaga Pendidikan dan Pengajaran Ilmu Al-Qur'an (LPPIQ) adalah merupakan lembaga untuk mempelajari terjemah al-Qur'an. Didirikannya lembaga terjemah al-Qur'an ini adalah sebagai kebutuhan untuk mempelajarinya. Apalagi sebagai orang islam kita menjadikan al-Qur'an sebagai petunjuk kehidupan tentunya kita perlu tahu makna yang terkandung dalam al-Qur'an. oleh karena itu, LPPIQ hadir untuk memberikan jalan mudah bagi siapa yang ingin mempelajari al-Qur'an. al-Qur'an tidak hanya dipelajari untuk santri atau notabene islam. Banyak orang-orang diluar sana perlu mempelajari al-Qur'an, tapi mereka tidak punya waktu luang. Untuk mempelajari terjemah al-Qur'an kita perlu terlebih dahulu mengetahui bagaimana membaca al-Qur'an dengan baik dan benar.
Secara umum masyarakat islam hafal bacaan al-Qur'an tapi tidak tahu maknanya. Mengapa mereka tidak tahu maknanya? padahal rambu lalu lintas yang dibuat oleh polisi yang hanya bertulis simbol misal huruf P (disilang) orang bisa memakanai bahwasannya itu petunjuk dilarang parkir. apakah ini menandakan bahwasannya al-Quran ciptaan Allah lebih sulit dipahami bagi orang islam daripada simbol lalu lintas yang dibuat polisi? nah, jawabannya terletak disurat al-Qamar ayat 17, kemudian Allah mengulangnya lagi 3x di ayat 22,32,40. yang berbunyi:
Dan sungguh telah Kami mudahkan al-Qur'an untuk peringatan, maka adakah yang mau mengambil pelajaran?
Dalam ayat tersebut dijelaskan bahwasaamya Allah telah mempermudahkan orang-orang untuk mempelajari al-Qur'an bagi siapapun yang mau mempelajarinya. Pada lafadz ayat tersebut terdapat huruf Lam dan Qad merupakan huruf taukid (penegasan) kemudian Allah tegaskan lagi dengan mengulang ayatnya sebanyak 4x.
Masih banyak lagi pengulangan ayat dalam satu surat atau beberapa surat yang berbeda. dalam pengulangan itu kadangkala dengan redaksi yang sama dan kadang dengan redaksi yang sedikit berbeda. orang yang tidak beriman atau tidak cerdas akan bertanya sinis, "Apakah Allah kekurangan bahan, sehingga Dia harus mengulang-ngulang ayat?" atau "Betapa tidak sistematisnya Al-Qur'an!" Sedangkan orang beriman dan cerdas akan mengucapkan Subhanallah, kagum atas keindahan penyusunan pesan Al-Qur'an. Sekali saja sebuah ayat disebut dalam Al-Qur'an pastilah menunjukkan pentingnya pesan di dalamnya, apalagi disebut berkali-kali. (baca selengkapnya: http://www.terapishalatbahagia.net )
Masih banyak lagi pengulangan ayat dalam satu surat atau beberapa surat yang berbeda. dalam pengulangan itu kadangkala dengan redaksi yang sama dan kadang dengan redaksi yang sedikit berbeda. orang yang tidak beriman atau tidak cerdas akan bertanya sinis, "Apakah Allah kekurangan bahan, sehingga Dia harus mengulang-ngulang ayat?" atau "Betapa tidak sistematisnya Al-Qur'an!" Sedangkan orang beriman dan cerdas akan mengucapkan Subhanallah, kagum atas keindahan penyusunan pesan Al-Qur'an. Sekali saja sebuah ayat disebut dalam Al-Qur'an pastilah menunjukkan pentingnya pesan di dalamnya, apalagi disebut berkali-kali. (baca selengkapnya: http://www.terapishalatbahagia.net )
Didalam al-Qur'an kosa kata yang terkandung hanya 110.000 kosa kata (jamid) / 70.000 (musytaq), dan 79% adalah kosa kata yang diulang-ulang (hitungan LPPIQ). LPPIQ membuat sebuah rumus berbentuk segitiga yang menjelaskan bahwassannya untuk meraih puncak itu sulit tapi jika pondasi kuat maka semua akan mudah. pondasi tersebut terletak pada surat al-Baqarah dimana ketika kita mengetahui atau telah menghafal setiap arti perayat dari surat al-Baqarah maka dengan mudah untuk menuju halaman atau surat-surat berkutnya.
Langganan:
Komentar (Atom)
-
Lembaga Pendidikan dan Pengajaran Ilmu Al-Qur'an (LPPIQ) adalah merupakan lembaga untuk mempelajari terjemah al-Qur'an. Didirikanny...
-
Assalamu’alaikum Wr. Wb حَمدًا وشُكْرا لك ياالله صلاة وسلاما عليك ياحبيب الله وعلى الك واصحابك ومن تبعهم بإحسان الى يوم القيامة . أما بع...
.jpeg)
.jpeg)

.jpeg)








